RAANYAMAN : Pernyataan Sikap DPP IMM Terhadap Pemberitaan Metro TV dan Media Grup

Pernyataan Sikap DPP IMM Terhadap Pemberitaan Metro TV dan Media Grup
Sumber: 
http://www.dakwatuna.com/2014/05/15/51290/pernyataan-sikap-dpp-imm-terhadap-pemberitaan-metro-tv-dan-media-grup/#axzz31ps7o0zc


Logo IMM (inet)

dakwatuna.com – Jakarta.  Hiruk pikuk pemilu presiden sudah semakin terasa, banyak cara dilakukan oleh para kontestan dan tim sukses untuk memenangkan, mempublikasikan  calonnya masing-masing. Mulai dari penguasaan terhadap media massa dengan melakukan pemberitaan yang tidak berimbang sampai pemberitaan secara negatif
dan mencitrakan terhadap salah satu calon presiden yang didukung  secara berlebihan. Menurut kami ini merupakan bagian dari pembohongan terhadap informasi Publik yang dilakukan oleh media yang ada,  salah satunya seperti apa yang dilakukan oleh metro tv.
Sebagai televisi berita dan media publik Kami menilai  Metro TV sangat tidak Netral, semestinya ia memberikan informasi yang berimbang tidak hanya menyiarkan aktivitas salah satu capres saja dan menghujat Capres yang lain.
Karena ia merupakan TV yang bisa diakses diruang  Publik, maka masyarakat pun berhak untuk melakukan kontrol terhadap media seperti ini dan masyarakat sebagai konsumen berhak pula  meminta keadilan, bahkan  berhak menuntut adanya informasi yang berimbang karena metro TV merupakan media yang mengisi ruang publik.
Jika sudah begini jangan disalahkan jika ada kelompok yang akan mengadukan  Media Grup  ke Komisi penyiaran Indonesia ( KPI ) atau  Yayasan lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) bahkan tuntutan pencabutan Izin siaran kepada kementerian informasi dan komunikasi Republik Indonesia
Jika Metro TV tetap tidak netral dan mau merubah gaya pemberitaannya dan kemasan acara  dan tetap  memihak terhadap salah satu capres dan menyerang capres lain secara terstruktur dan terang terangan, maka kami akan menggalang kekuatan konsumen  dan masyarakat  untuk menghapus channel metroTV untuk sementara sampai pemilu presiden usai jika perlu dilakukan pemboikotan dan demonstrasi  karena telah  merampas hak publik  untuk mendapat informasi yang berimbang.
Jika  publikasi dukungan terhadap capres  berbentuk Iklan kami masih memaklumi asal  tetap menggunakan etika sesuai kaidah periklanan yang berlaku. Terima kasih.
Salam Hormat

FAHMAN HABIBI
( Sekjend Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)
(sbb/dakwatuna)